PLACE TO GO SURABAYA: 6 Destinasi Iconic Wajib Visit di 2026
Surabaya – Kota Pahlawan nggak cuma soal mall dan kuliner. Di 2026, Surabaya punya banyak destinasi hits yang instagramable, edukatif, dan ramah kantong. Mulai dari monumen bersejarah, taman kota, hingga kebun binatang tertua di Asia Tenggara.
Berikut enam destinasi place to go di Surabaya yang wajib masuk itinerary liburanmu, lengkap dengan info HTM, jam buka, spot foto terbaik, dan akses transportasi publik dari Stasiun Gubeng, Wonokromo, atau Terminal Bungurasih.
Tugu Pahlawan & Alun-Alun Contong: Ikon Surabaya yang Wajib Dikunjungi
Monumen Tugu Pahlawan jadi salah satu landmark paling ikonik di Surabaya. Terletak di Alun-Alun Contong, dekat Hotel Majapahit, monumen ini bisa dikunjungi gratis 24 jam.
Bagi yang ingin menikmati pertunjukan seni seperti Jaranan Turonggo Garudo Seto, tiket bisa dibeli via tiketwisata.surabaya.go.id dengan harga Rp 5.000. Pertunjukan biasanya digelar sore hingga malam hari di akhir pekan atau saat ada event khusus.
Spot foto terbaik ada di depan monumen dengan patung pahlawan sebagai latar, atau ambil angle dari atas gedung sekitar untuk dapat aerial view. Malam hari, lighting monumen yang dramatis bikin feed Instagram makin estetik.
Akses dari Stasiun Gubeng:
- Suroboyo Bus R1: Jalan ke Halte Pangsud (sekitar 1 km), naik bus R1 merah-putih jurusan Tanjung Perak, turun di halte Pangsud atau Alun-Alun, lanjut jalan kaki 5-7 menit. Tarif Rp 5.000-10.000.
- Jalan kaki: Sekitar 2,2 km dari Stasiun Gubeng, waktu tempuh 25-30 menit lewat Jl. Gubeng Pojok dan Jl. Pemuda.
- Ojek online: Rp 12.000-18.000, 8-12 menit.
Di sekitar Tugu Pahlawan, kamu bisa mampir ke House of Sampoerna (5 menit jalan kaki), Kopi Tak Koe di Jl. Tunjungan, atau Food Junction Tunjungan Plaza untuk beragam pilihan kuliner ber-AC.
Kya-Kya Kembang Jepun: Vibe Shanghai di Jantung Surabaya
Kawasan Chinatown Kya-Kya Kembang Jepun jadi destinasi malam paling hits di Surabaya. Gate merah dengan naga emas dan ratusan lampion merah jadi spot foto wajib, terutama malam hari saat lampu menyala.
Kawasan ini bisa dikunjungi gratis, meski saat ada festival tertentu mungkin ada tiket terpisah. Waktu terbaik datang adalah sore hingga malam (16.00-22.00 WIB), terutama akhir pekan saat suasana paling ramai.
Selain foto di gate utama, jangan lewatkan mural warna-warni di sepanjang jalan dan street food Tionghoa yang menggugah selera.
Akses dari Stasiun Gubeng:
- Wira-Wiri FD4: Cari halte Wira-Wiri FD4 di Jl. Gubeng Pojok, naik bus biru muda jurusan Kota Lama, turun di halte dekat Kembang Jepun, lanjut jalan kaki 3-5 menit. Tarif Rp 5.000-7.000.
- Suroboyo Bus R1: Dari Halte Pangsud naik R1 jurusan Tanjung Perak, turun di halte Kota Lama/Krembangan, jalan kaki 10-15 menit.
- Ojek online: Rp 15.000-22.000, 12-18 menit.
Kuliner di sekitar Kya-Kya sangat beragam, dari street food malam di lokasi, es krim legendaris Toko Oen di Jl. Pemuda, hingga seafood segar di restoran-restoran sekitar.
Kebun Binatang Surabaya: Kebun Binatang Tertua di Asia Tenggara
Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang berdiri sejak 1916 tetap jadi destinasi favorit keluarga. Di 2026, tiket masuk reguler Rp 15.000 per orang. Ada promo khusus seperti tiket Rp 10.000 pada 17 Agustus dan Rp 11.000 pada 31 Agustus saat HUT ke-110 KBS.
KBS buka setiap hari pukul 08.00-16.00/17.00 WIB. Pengunjung bisa menikmati berbagai wahana seperti feeding giraffe, Rainbow Slide, Bioskop 7D, dan Kids Zoo. Untuk Aquanoctudio Park, tiket mulai Rp 30.000.
Spot foto terbaik ada di area feeding giraffe, kandang harimau putih, dan kolam pelican dengan water fountain.
Akses dari Stasiun Gubeng:
- Suroboyo Bus R2: Dari Halte Pangsud naik R2 jurusan Darmo/UNAIR, turun di halte Darmo atau UNAIR, lanjut ojek online 5 menit ke KBS. Total biaya sekitar Rp 15.000-25.000.
- Ojek online langsung: Rp 18.000-25.000, waktu tempuh 12-18 menit.
Di sekitar KBS, ada beberapa rekomendasi kuliner seperti Pecel Kriuk & Rawon Bu Lilis di Darmo Harapan, Kedai Mama Nyoo dengan harga mulai Rp 25.000, atau Food Junction Pakuwon Mall untuk pilihan ber-AC.
House of Sampoerna: Museum Hidup Sejarah Sampoerna
House of Sampoerna di Jl. Pahlawan No. 26 jadi destinasi unik bagi yang ingin tahu sejarah rokok kretek Indonesia. Museum ini bisa dikunjungi gratis setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB, Sabtu pukul 08.00-13.00 WIB.
Pengunjung bisa melihat proses produksi rokok kretek manual dan menikmati arsitektur bangunan heritage dengan kolom putih yang sangat fotogenik. Interior museum dengan furnitur kayu antik juga jadi spot foto menarik.
Akses dari Stasiun Gubeng:
Rute sama seperti ke Tugu Pahlawan karena lokasinya berdekatan. Bisa naik Suroboyo Bus R1 dari Halte Pangsud, turun di halte Pangsud/Alun-Alun, jalan kaki 5-7 menit. Atau jalan kaki langsung dari Gubeng sekitar 2,5 km dalam 30 menit.
Kuliner di sekitar House of Sampoerna sangat beragam, dari Kopi Tak Koe di Jl. Tunjungan, es krim legendaris Toko Oen, hingga Food Junction Tunjungan Plaza.
Monumen Kapal Selam: Satu-satunya Kapal Selam Asli yang Bisa Dimasuki
Monumen Kapal Selam (Monkasel) di Jl. Pemuda jadi destinasi edukatif unik. Di sini, pengunjung bisa masuk ke dalam kapal selam Pasopati asli yang sudah dipensiunkan.
Tiket masuk 2026 sekitar Rp 15.000 untuk dewasa dan Rp 10.000 untuk anak-anak. Monkasel buka setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB. Spot foto terbaik ada di depan kapal dengan angle dramatis, terutama saat sunset, dan di entrance gate dengan sign besar “MONUMEN KAPAL SELAM”.
Akses dari Stasiun Gubeng:
- Suroboyo Bus R1: Dari Halte Pangsud naik R1 jurusan Tanjung Perak, turun di halte Pemuda atau Tugu Pahlawan, jalan kaki 10 menit ke Monkasel.
- Ojek online: Rp 15.000-20.000, 10-15 menit.
Kuliner terdekat ada di kawasan Kya-Kya (10 menit ojek), seafood Tanjung Perak (15 menit ojek), atau Food Junction Tunjungan Plaza (10 menit ojek).
Taman Bungkul: Oasis-nya Surabaya
Taman Bungkul di Jl. Taman Bungkul, Darmo, sering dijuluki oasis-nya Surabaya. Taman seluas ini bisa dikunjungi gratis setiap hari pukul 06.00-21.00 WIB.
Spot foto terbaik ada di sign entrance “Taman Bungkul” dengan latar bunga, taman malam dengan lampu hias aesthetic, dan aerial view amphitheater. Waktu terbaik datang adalah sore hari untuk menghindari panas, atau malam hari untuk suasana lebih sejuk.
Akses dari Stasiun Gubeng:
- Suroboyo Bus R2: Dari Halte Pangsud naik R2 jurusan Darmo, turun di halte Bungkul atau Darmo, jalan kaki 5-7 menit ke taman.
- Ojek online: Rp 12.000-18.000, 8-12 menit.
Di sekitar Taman Bungkul ada PKL malam dengan beragam street food, Pecel Kriuk & Rawon Bu Lilis di Darmo Harapan, atau Kedai Mama Nyoo untuk menu sederhana dengan harga terjangkau.
Tips Visit Destinasi di Surabaya
Waktu terbaik mengunjungi destinasi ini adalah pagi hari (08.00-10.00) untuk KBS, Monkasel, dan House of Sampoerna. Sementara Tugu Pahlawan, Kya-Kya, dan Taman Bungkul lebih oke sore hingga malam hari (16.00-21.00).
Untuk transportasi hemat, manfaatkan promo QRIS TAP Rp 81 yang pernah digelar Pemkot Surabaya pada Agustus 2026. Gabungkan destinasi dalam satu rute, misalnya Tugu Pahlawan, House of Sampoerna, dan Kya-Kya yang lokasinya berdekatan.
Jangan lupa bawa HP dengan aplikasi QRIS seperti GoPay, OVO, Dana, atau ShopeePay untuk pembayaran bus. Topi dan sunscreen juga wajib karena Surabaya cukup panas di siang hari.
