Akselerasi Talenta Digital Sejak Dini: Urgensi Pengenalan Pemrograman AI bagi Pelajar Daerah
PROBOLINGGO — Perkembanagan teknologi kecerdasan buatan yang kian pesat menuntut adanya pengenalan materi komputasi terapan pada jenjang sekolah menengah. Pelatihan yang digelar oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Surabaya (UNESA) di SMA Mater Dei Probolinggo menjadi salah satu bentuk respons atas kebutuhan integrasi keterampilan digital tersebut.
Menyasar 20 siswa dari delapan sekolah yang terhimpun dalam komunitas MGMP Fisika Probolinggo, pelatihan ini berfokus pada penguasaan bahasa Python. Pemilihan bahasa ini dinilai tepat mengingat posisinya sebagai standar industri dalam pengembangan kecerdasan buatan dan pemrosesan data.
Pendekatan konvensional yang kerap kali berfokus pada penyampaian teoretis digantikan dengan metode simulasi terpandu. Penggunaan perangkat lunak Visual Studio Code dan integrasi sensor kamera (webcam) memberikan gambaran visual yang konkrit mengenai proses identifikasi citra (image processing). Siswa dapat mengevaluasi secara langsung bagaimana struktur logika kode mempengaruhi tingkat akurasi pengenalan objek oleh sistem.
Inisiatif pengabdian masyarakat seperti ini tidak hanya berperan dalam meminimalkan kesenjangan literasi teknologi antara pusat perkotaan dan daerah, tetapi juga efektif dalam membangun pola pikir komputasional (computational thinking) yang esensial bagi calon mahasiswa di bidang sains dan teknologi.
