Berita Positif Surabaya dan Sekitarnya

Primary Navigation

Social Navigation

Derby Madrid Berakhir Pahit, Real Madrid Tumbang 1-2 dari Atletico dan Kehilangan Momentum Positif

Entertainment, International, News, Sports

MADRID — Real Madrid harus menerima hasil mengecewakan dalam laga panas Derby Madrid setelah dikalahkan Atletico Madrid dengan skor 1-2 di Stadion Metropolitano. Bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua, Los Blancos gagal membalikkan keadaan meski sempat memberikan tekanan di menit-menit akhir pertandingan.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Real Madrid yang sebelumnya tampil cukup meyakinkan di awal musim. Atletico tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momentum, sementara Madrid kesulitan menemukan ritme permainan terutama setelah kehilangan satu pemain akibat kartu merah.

Kartu Merah Jadi Titik Balik Pertandingan

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim bermain dengan intensitas tinggi khas Derby Madrid, tetapi babak pertama berakhir tanpa gol.

Situasi berubah pada babak kedua ketika Real Madrid harus bermain dengan 10 pemain setelah Dean Huijsen mendapat kartu merah. Keputusan tersebut mengubah jalannya pertandingan dan membuat Atletico semakin leluasa menekan pertahanan tim tamu.

Atletico kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Alejandro Grimaldo membuka skor melalui penalti pada menit ke-53, sebelum Jonathan David menggandakan keunggulan enam menit berselang.

Real Madrid sempat memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Antonio Rüdiger pada menit ke-89. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi tim asuhan Jose Mourinho untuk menyelamatkan pertandingan.

Madrid Kehilangan Kendali Permainan

Selain faktor kartu merah, masalah lain terlihat dari kesulitan Madrid membangun serangan. Atletico mampu menekan lini tengah Los Blancos dan membatasi ruang gerak pemain-pemain kreatif Madrid.

Kylian Mbappé yang biasanya menjadi sumber ancaman utama juga kesulitan mendapatkan ruang di lini depan. Minimnya suplai bola membuat Madrid tidak mampu memberikan tekanan konsisten sepanjang pertandingan.

Pelatih Jose Mourinho sebelumnya juga menyoroti beberapa keputusan wasit setelah pertandingan, terutama terkait sejumlah insiden yang menurutnya merugikan timnya. Di sisi lain, Diego Simeone menilai Atletico mampu menunjukkan kedisiplinan dan karakter kuat dalam menghadapi tekanan derby.

Alarm Awal untuk Los Blancos

Kekalahan dari Atletico menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang musim masih menyimpan banyak tantangan bagi Real Madrid. Dengan persaingan papan atas LaLiga yang ketat, konsistensi performa akan menjadi faktor penting bagi Los Blancos untuk menjaga ambisi mereka.

Bagi Atletico Madrid, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka masih menjadi salah satu rival terkuat di kota Madrid. Sementara bagi Real Madrid, kekalahan ini membuka evaluasi terkait keseimbangan permainan, terutama ketika menghadapi laga besar dengan tekanan tinggi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *