Surabaya, 2 Agustus 2026 – Sebuah usaha kecil di sudut Kelurahan Kebraon, Surabaya, menjadi inspirasi bagi tiga mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) untuk berkarya. Lewat sebuah video dokumenter, mereka membawa kisah inovasi UMKM Hero’s ke panggung nasional dalam babak final Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 yang berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Tim 3 Volutions terdiri atas Ficky Yulianto Tri Saputra sebagai ketua tim, bersama Izmi Azizah Mubaraq dan Salza Syifa Delsyifiana Bobane. Ketiganya mewakili Fakultas Vokasi UNAIR pada kategori Video Documentary, setelah berhasil melewati proses seleksi dan melaju ke babak final tingkat nasional.
Bagi ketiga mahasiswa tersebut, kesempatan tampil di OLIVIA XI 2026 bukan hanya tentang berkompetisi, tetapi juga membawa cerita yang mereka yakini layak dikenal lebih luas. Melalui dokumenter yang mereka produksi, tim ingin menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu lahir dari perusahaan besar. Di tingkat usaha mikro pun, kreativitas dan ketekunan mampu menciptakan dampak yang nyata bagi masyarakat.
Ketua tim, Ficky Yulianto Tri Saputra, mengaku bangga sekaligus antusias dapat menjadi bagian dari finalis OLIVIA tahun ini.
“Hari ini merupakan pembukaan OLIVIA XI 2026 dan kami berkesempatan mengikuti cabang lomba Video Documentary. Melalui karya ini, kami mengangkat inovasi UMKM Hero’s di Kelurahan Kebraon sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku usaha yang terus berinovasi. Kami berharap, melalui ajang ini, kami dapat memberikan kontribusi kreatif mahasiswa untuk kemajuan UMKM di Indonesia,” ujarnya.
Di balik dokumenter yang ditampilkan, tersimpan proses yang tidak singkat. Tim harus melakukan riset, membangun alur cerita, melakukan pengambilan gambar di lapangan, hingga menyunting setiap adegan agar mampu menyampaikan pesan secara utuh. Seluruh proses tersebut menjadi ruang belajar yang memperkuat kemampuan teknis, komunikasi, dan kolaborasi antaranggota tim.
Dosen pembimbing, Gagas Gayuh Aji, S.M., M.Sc., mengatakan bahwa pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti kompetisi memiliki nilai yang sama pentingnya dengan hasil yang akan diraih.
“Saya selalu menekankan kepada Ficky, Izmi, dan Salza untuk percaya pada proses. Kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana mereka belajar menyusun gagasan, bekerja sebagai tim, menyelesaikan tantangan di lapangan, dan terus berkembang sebagai insan kreatif. Ketika proses dijalani dengan sungguh-sungguh, hasil terbaik akan datang pada waktunya.”
Keikutsertaan Tim 3 Volutions mendapat dukungan penuh dari Dekan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, Prof. Dian Yulie Reindrawati, S.Sos., M.M., Ph.D. Selama mengikuti rangkaian final, delegasi Fakultas Vokasi UNAIR turut didampingi oleh Wakil Dekan I Dr. Andi Estetiono, S.E., M.M., bersama Ni Nyoman Purwani, S.Si., M.Si., Ph.D., dan Dimas Aji Prayitno, S.Tr.Fis., MPT. Pendampingan tersebut menjadi bentuk komitmen fakultas dalam mendukung mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan berprestasi di tingkat nasional.
Babak final OLIVIA XI 2026 berlangsung pada 2–4 Agustus 2026 di Universitas Negeri Surabaya. Bagi Tim 3 Volutions, kompetisi ini bukan sekadar panggung untuk menampilkan karya, tetapi juga kesempatan membuktikan bahwa sebuah dokumenter mampu mengangkat cerita lokal menjadi inspirasi yang relevan bagi masyarakat luas.