Perjalanan Inspiratif Sekar Marta Pharmaningtyas: Dari Rasa Penasaran Sederhana Menuju Karier Gemilang di Dunia Manufaktur
Sekar Marta Pharmaningtyas merupakan alumni Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol Universitas Airlangga (UNAIR) angkatan 2021 yang berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2025. Kini, Sekar menempati posisi sebagai Leader of Manufacturing di PT Schneider Electric Indonesia — sebuah pencapaian yang tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari perjalanan panjang penuh eksplorasi, kerja keras, dan rasa ingin tahu yang tak pernah padam.
Tidak Sekadar Kuliah, Tapi Terus Explore
Selama menjadi mahasiswa Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol UNAIR, Sekar tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik semata. Baginya, masa kuliah adalah kesempatan emas untuk mengeksplorasi berbagai hal, mulai dari organisasi, penelitian, kompetisi, hingga terjun langsung ke dunia industri.
Selama berkuliah, ia aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, di antaranya BEM Fakultas Vokasi UNAIR, Google Developer Student Clubs (GDSC) UNAIR, Himpunan Mahasiswa, serta UKM Airlangga Aquatic. Dari pengalaman berorganisasi tersebut, Sekar banyak belajar mengenai teamwork, komunikasi, kepemimpinan, serta bagaimana bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai karakter individu.
Tak berhenti di situ, Sekar juga aktif mengasah kemampuannya melalui sejumlah program internship di dunia industri, seperti MSIB Electrical Engineer, Robotic Programming & IoT Specialist di PT Pharos Indonesia, hingga Energy Engineer di PT Vale Indonesia Tbk. Pengalaman-pengalaman tersebut memberinya gambaran nyata bagaimana ilmu engineering diterapkan di industri, sekaligus mengasah kemampuan problem-solving, analytical thinking, dan continuous improvement.
Menorehkan Segudang Prestasi
Sepanjang perjalanan akademiknya, Sekar berhasil meraih sederet pencapaian membanggakan, di antaranya:
- Best Graduate of Universitas Airlangga (2025)
- Awardee of the PMDSU Scholarship — Fast Track Master’s (M.Eng.) to Doctoral (Ph.D.) Program in Mechanical Engineering, Universitas Indonesia (UI)
- Awardee of the Pertamina Foundation Sobat Bumi Scholarship (2024)
- Gold Medal in Physics — National Academic Science Competition (2024)
- Gold Medal in English — National Academic Science Competition (2024)
- Silver Medal in Mathematics — National Academic Science Competition (2024)
- Finalist of Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) (2023)
- Penerima Hibah Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) (2023)
- Penerima Hibah Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT) (2024)
Berawal dari Rasa Penasaran Sederhana
Jika ditelusuri kembali, perjalanan Sekar ternyata berawal dari hal yang sederhana: kebiasaan membaca dan mencari tahu berbagai hal baru sejak kecil. Kebiasaan kecil itulah yang perlahan membentuk rasa ingin tahunya dan membuatnya terbiasa untuk terus belajar dan mengeksplorasi berbagai hal.
Tanpa disadari, kebiasaan sederhana tersebut membawanya melewati berbagai fase — dari masa sekolah, perkuliahan, kompetisi, penelitian, hingga kesempatan belajar langsung dari dunia industri. Setiap fase memberikan pengalaman dan pembelajaran yang berbeda-beda.
Salah satu hal yang menurutnya sangat membantu dalam perjalanan ini adalah kemampuan berbahasa Inggris. Baginya, kemampuan tersebut bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga menjadi “pintu” untuk mengakses lebih banyak ilmu, referensi internasional, dan kesempatan berkembang di lingkungan yang lebih luas.
Sebagai seseorang dengan latar belakang engineering, Sekar juga terbiasa berpikir secara sistematis. Analytical thinking dan data-driven decision making menjadi bagian dari caranya menyelesaikan masalah — memahami kondisi yang ada, mencari akar permasalahan, melihat data, lalu menentukan solusi yang paling tepat.
Namun, perjalanan ini tentu tidak selalu berjalan mulus sesuai rencana. Ada banyak proses trial and error, tantangan, dan hal-hal yang harus terus dipelajari sepanjang jalan. Membagi waktu antara akademik, organisasi, kompetisi, internship, dan berbagai kegiatan lainnya menjadi tantangan tersendiri baginya. Meski begitu, setiap pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga dan turut membentuk cara berpikirnya dalam menghadapi berbagai situasi hingga saat ini.
Pesan untuk Mahasiswa: Jangan Membatasi Diri
Bagi Sekar, salah satu hal terpenting selama masa kuliah adalah tidak membatasi diri hanya pada satu bidang atau satu kesempatan saja. Ia mengajak mahasiswa untuk berani mencoba berbagai hal, karena tidak pernah tahu pengalaman mana yang nantinya akan menjadi bekal penting di masa depan.
Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan masa kuliah untuk belajar sebanyak mungkin, baik melalui kelas, organisasi, kompetisi, penelitian, maupun pengalaman di luar kampus, karena setiap proses memiliki pembelajarannya masing-masing.
Selain itu, menurutnya, membangun kebiasaan kecil yang konsisten dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang. Membaca, meningkatkan kemampuan komunikasi, belajar bahasa asing, dan terus mengembangkan diri merupakan investasi yang akan sangat berguna di kemudian hari.
Sekar juga berpesan agar mahasiswa tidak terburu-buru membandingkan diri dengan orang lain, karena setiap orang memiliki timeline perjalanannya masing-masing. Tetap curious, terus belajar, dan berani mengambil setiap kesempatan yang datang.
“Because sometimes, the smallest steps can lead to the biggest opportunities.”

