Berita Positif Surabaya dan Sekitarnya

Primary Navigation

Social Navigation

Dari Baca Buku hingga Podcast, Perpustakaan Kampus B UNAIR Jadi Ruang Kreatif Mahasiswa

Education, News

Surabaya — Perpustakaan sering kali identik dengan suasana tenang, deretan rak buku, dan mahasiswa yang sibuk membaca. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya berlaku di Perpustakaan Kampus B Universitas Airlangga (UNAIR). Di tempat ini, mahasiswa tidak hanya datang untuk membaca atau mengerjakan tugas, tetapi juga memanfaatkannya sebagai ruang untuk berdiskusi, bertukar ide, hingga menghasilkan berbagai karya.

Suasana belajar di Perpustakaan Kampus B UNAIR kini semakin beragam. Mahasiswa dapat menggunakan ruang perpustakaan untuk melakukan brainstorming bersama teman maupun organisasi, terutama ketika sedang mencari ide untuk kegiatan atau menyusun program kerja.

Bagi mahasiswa yang aktif dalam organisasi, perpustakaan juga dapat menjadi tempat untuk melakukan rapat dan berdiskusi. Suasana yang mendukung membuat berbagai pembahasan dapat dilakukan dengan lebih nyaman, mulai dari menyusun konsep kegiatan, mengevaluasi program, hingga mencari solusi bersama.

Tidak hanya untuk kegiatan akademik dan organisasi, perpustakaan juga dimanfaatkan sebagai ruang kreatif. Sejumlah mahasiswa menggunakannya untuk melakukan liputan maupun produksi podcast. Berbagai aktivitas tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan dapat menjadi ruang yang mendukung mahasiswa untuk berkreasi dan mengembangkan ide.

Menariknya, kegiatan di perpustakaan tidak selalu harus serius. Mahasiswa juga dapat memanfaatkannya untuk menghabiskan waktu bersama, salah satunya dengan mengadakan kegiatan nonton bareng. Aktivitas seperti ini membuat perpustakaan tidak hanya menjadi tempat belajar secara individu, tetapi juga ruang untuk membangun interaksi dan kebersamaan antarmahasiswa.

Kini Lebih Fleksibel untuk Mahasiswa

Ada pula perubahan yang membuat mahasiswa semakin nyaman beraktivitas di perpustakaan. Jika sebelumnya mahasiswa tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar, kini aturan tersebut telah diperbolehkan dengan tetap memperhatikan kebersihan dan ketertiban ruang perpustakaan.

Perubahan tersebut memberikan pengalaman yang lebih fleksibel bagi mahasiswa ketika menghabiskan waktu di perpustakaan. Mahasiswa dapat belajar, berdiskusi, atau menyelesaikan pekerjaan sambil menikmati makanan dan minuman yang dibawa dari luar.

Dengan berbagai aktivitas tersebut, Perpustakaan Kampus B UNAIR perlahan menunjukkan bahwa perpustakaan dapat memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar menyediakan buku. Tempat ini dapat menjadi ruang bertemunya berbagai ide, tempat mahasiswa berdiskusi, bekerja sama, menghasilkan karya, hingga menghabiskan waktu bersama.

Bagi mahasiswa UNAIR yang ingin mencari tempat untuk belajar sekaligus mengembangkan ide, Perpustakaan Kampus B dapat menjadi salah satu ruang yang bisa dimanfaatkan. Sebab, di balik rak-rak buku dan suasana belajar, ada berbagai aktivitas mahasiswa yang membuat perpustakaan menjadi salah satu ruang yang hidup di lingkungan kampus.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *