Tindakan yang Perlu Dilakukan Saat Terjadi Gempa
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 2,5 terjadi di wilayah perairan timur laut Situbondo, Jawa Timur, pada Selasa (21/7/2026) pagi. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tercatat terjadi pada pukul 06.41 WIB dengan pusat gempa berada di laut pada kedalaman 20 kilometer.
Lokasi episenter berada sekitar 47 kilometer di timur laut Situbondo, tepatnya pada koordinat 7,63 Lintang Selatan dan 114,42 Bujur Timur. Hingga saat ini belum terdapat laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut.
Meski magnitudonya relatif kecil, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan. BMKG juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperoleh informasi kebencanaan melalui kanal resmi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Saat merasakan guncangan gempa, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan menghindari kepanikan. Apabila berada di dalam bangunan, segera lindungi kepala dan berlindung di bawah meja atau furnitur yang kokoh serta menjauhi kaca, lemari, atau benda yang berpotensi jatuh.
Setelah guncangan berhenti, segera keluar menuju area terbuka melalui jalur yang aman tanpa menggunakan lift. Masyarakat juga disarankan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas.
Sebagai langkah antisipasi, setiap keluarga dianjurkan menyiapkan perlengkapan darurat seperti senter, kotak P3K, air minum, makanan siap saji, dokumen penting, dan power bank agar dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat.
